1.
Amnion (air ketuban)
Merupakan elemen
dari kehamilan yang sangat penting untuk diketahui. Dapat dijadikan acuan dalam
menentukan diagnosis kehamilan dan kesejahteraan janin. Fungsi amnion :
a.
Melindungi janin dari trauma atau
benturan dengan benda luar uterus.
b.
Memungkinkan janin bergerak
bebas.
c.
Menstabilkan suhu tubuh janin
tetap hangat.
d.
Menahan tekanan uterus.
e.
Sebagai pembersih jalan lahir.
2.
Tali pusat
Merupakan bagian
janin yang sangat penting untuk kelangsungan hidup janin, meskipun tidak
menutup kemungkinan juga tali pusat ini dapat menyebabkan penyulit persalinan,
misalnya pada kasus lilitan tali pusat. Fungsi tali pusat :
a.
Media transportasi nutrisi dan
oksigen dari plasenta ke tubuh janin.
b.
Media transportasi untuk
pengeluaran sisa metabolisme janin ke tubuh ibu.
c.
Media transportasi zat antibodi
dari ibu ke janin.
3.
Sirkulasi plasenta
a.
Darah ibu yang berasal dari
spiral arteri disemprotkan dengan tekanan sistol 70-80mmHg seperti air mancur
ke dalam ruang intervillair sampai mencapai chorionic plate, pangkal dari
kotiledon janin. Darah tersebut membasahi semua vili korialis dan kembali
perlahan-lahan dengan tekanan 8mmHg ke vena-vena di desidua.
b.
Pada saat inilah terjadi
pertukaran darah ibu dan janin, dengan tujuan membuang CO2 dan
mengikat O2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar